Sajak pluralisme untuk perdamaian

Sajak pluralisme untuk perdamaian

Contoh Sajak pluralisme untuk perdamaian - dibawah ini merupakan salah satu bentuk sajak pluarisme untuk perdamaian lebih jelasnya simak dibawah ini :

Setiap kelahiran,

Pasti diakhiri kematian,

Tak peduli seorang hartawan,

Maharaja atau bangsawan.

Terlahir di rahim mana,

Bukan persoalan manusia,

Siapa ayah bunda kita,

Itu takdir Yang Maha Kuasa.

Kulit hitam dan kuning,

Tak perlu kita soalkan,

Rambut lurus keriting,

Tuhanlah yang menentukan.

Maka janganlah kita membenci,

Segala atribut yang Tuhan beri,

Warna kulit bukanlah cacat,

Belo sipit jangan digugat.

Bukalah mata buka telinga,

Pandang dunia dengar suaranya,

Pelangi indah beraneka warna,

Simfoni merdu karena kaya nada,

Betapa indah perbedaan,

Bila luruh dalam keharmonisan,

Betapa sempurna karya Tuhan,

Karunia yang tak terbantahkan.

Nah itu lah isi dan bunyi dari salah satu contoh Sajak pluralisme untuk perdamaian yang bisa kami sampaikan semoga banyak manfaatnya terima kasih




Demikianlah Artikel Sajak pluralisme untuk perdamaian

Sekian artikel yang dapat Admin bagikan/Share di atas bisa membantu dan memenuhi Semua Kebutuhan Administrasi Sajak pluralisme untuk perdamaian kali ini, mudah-mudahan dengan adanya file diatas bisa memberi manfaat untuk anda semua , terima kasih atas kunjungannya baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Sajak pluralisme untuk perdamaian dengan alamat link https://www.atirta13.com/2011/08/sajak-pluralisme-untuk-perdamaian.html
Advertisement

Baca juga:

Loading...
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments

No SPAM, Please...! You waste your time if write comments with link. Dead or Alive.