Saturday, August 20, 2011

Sajak pluralisme untuk perdamaian

  Saturday, August 20, 2011
Sajak pluralisme untuk perdamaian - Hallo sahabat SEKOLAH KITA, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Sajak pluralisme untuk perdamaian, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Sajak, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Sajak pluralisme untuk perdamaian
link : Sajak pluralisme untuk perdamaian

Baca juga


Sajak pluralisme untuk perdamaian

Contoh Sajak pluralisme untuk perdamaian - dibawah ini merupakan salah satu bentuk sajak pluarisme untuk perdamaian lebih jelasnya simak dibawah ini :

Setiap kelahiran,

Pasti diakhiri kematian,

Tak peduli seorang hartawan,

Maharaja atau bangsawan.

Terlahir di rahim mana,

Bukan persoalan manusia,

Siapa ayah bunda kita,

Itu takdir Yang Maha Kuasa.

Kulit hitam dan kuning,

Tak perlu kita soalkan,

Rambut lurus keriting,

Tuhanlah yang menentukan.

Maka janganlah kita membenci,

Segala atribut yang Tuhan beri,

Warna kulit bukanlah cacat,

Belo sipit jangan digugat.

Bukalah mata buka telinga,

Pandang dunia dengar suaranya,

Pelangi indah beraneka warna,

Simfoni merdu karena kaya nada,

Betapa indah perbedaan,

Bila luruh dalam keharmonisan,

Betapa sempurna karya Tuhan,

Karunia yang tak terbantahkan.

Nah itu lah isi dan bunyi dari salah satu contoh Sajak pluralisme untuk perdamaian yang bisa kami sampaikan semoga banyak manfaatnya terima kasih


Recent Post

Loading...


Demikianlah Artikel Sajak pluralisme untuk perdamaian

Sekianlah artikel yang Admin bagikan/Share di atas bisa membantu dan memenuhi Semua Kebutuhan Administrasi Sajak pluralisme untuk perdamaian kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua , terima kasih atas kunjungannya baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Sajak pluralisme untuk perdamaian dengan alamat link https://www.atirta13.com/2011/08/sajak-pluralisme-untuk-perdamaian.html

No comments:

Post a Comment

No SPAM, Please...! You waste your time if write comments with link. Dead or Alive.